PEDOMAN PENYELENGGARAAN DAN TATA TERTIB
LOMBA DALAM RANGKA PEKAN ILMIAH SMA UII YOGYAKARTA
PELAJAR SMP/MTs DI SMA UII YOGYAKARTA

A.    KETENTUAN UMUM

1.  OFFICIAL

    • Setiap sekolah dipimpin oleh seorang official
    • Official mengkoordinasikan segala kepentingan peserta yang berkaitan dengan lomba
  •  

2.  PESERTA

    • Peserta MTQ pelajar adalah siswa siswi sekolah umum dan madrasah dari SMP/MTs se-DIY
    • Pendaftaran melalui link https://bit.ly/formDaftarLombaSMAUII paling lambat tanggal 20 Mei 2022
    • Peserta wajib hadir 30 menit sebelum acara dimulai.
    • Wajib menjaga ketertiban, ketenangan dan kelancaran lomba
    • Mentaati tata tertib lomba masing-masing cabang lomba
    • Wajib Follow Ig: @smauiiofficial/ Tik tok: smauiiofficial
    • Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti satu cabang lomba

3.  PAKAIAN PESERTA

    • Memakai pakaian yang sopan, rapi sesuai dengan pakaian muslim/muslimah.
    • Memakai tanda nomor peserta yang disediakan panitia.

4.  CABANG MUSABAQAH/LOMBA

    • MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN
    • MUSABAQAH HIFDZIL QUR’AN
    • LOMBA KALIGRAFI

5.  PELAKSANAAN MUSABAQAH

    • Peserta dipanggil hanya menurut nomor undian
    • Peserta yang dipanggil 3 kali berturut-turut tidak hadir dinyatakan gugur, kecuali ada alasan yang dibenarkan.
    • Pada setiap lomba peserta tidak perlu mengucapkan salam permulaan dan akhir bacaannya.
    • Untuk MTQ dan MHQ peserta mulai dengan membaca ta’awudz dan mengakhiri dengan tashdiq.

6.  WAKTU DAN PELAKSANAAN

Waktu  : 25 Mei 2022

Tempat : SMA UII jalan Tamansiswa No 158.

7.  DEWAN HAKIM/JURI

    • Dewan hakim/juri adalah tenaga profesional penilaian dalam cabang Musabaqah tertentu.
    • Dewan hakim/yuri bertugas menilai peserta dalam suatu cabang lomba/musabaqah dengan obyektif, jujur, adil dan bertanggungjawab.
    • Penilaian Dewan hakim/yuri merupakan kewenangan profesional yang otoritasnya tidak dapat diganggu gugat.

B.     PENJELASAN KETENTUAN CABANG LOMBA

1.  MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN

    • Musabaqah Tilawatil Qur’an adalam lomba membaca al-Qur’an dengan bacaan mujawwad dan murattal, yaitu bacaan al-Qur’an yang mengandung nilai ilmu membaca, seni baca dan adab membaca menurut pedoman yang telah dilakukan. Bertujuan untuk meningkatkan, mengembangkan serta terpeliharanya bacaan dan seni baca al-Qur’an demi kelestarian, keterampilan dan terwujudnya pengamalan ajaran Agama Islam.
    • Maqro’ yang dibaca :
      • Materi Wajib, terdiri dari surah-surah pendek bagian dari Juz 30 (mulai dari QS. ad-Dhuha hingga QS. an-Nas).
      • Materi Pilihan, terdiri dari surah-surah pilihan bagian dari juz 30 yaitu QS. an-Naba, QS. ‘Abasa, QS. al-Infithar, QS. al-Fajr, dan QS. al-Buruj.
      • Materi wajib ditentukan dengan sistem undian yaitu 1 (satu) surah untuk 1 (satu) orang peserta, dan diundikan pada saat perlombaan berlangsung.
      • Materi pilihan dapat dipilih oleh masing-masing peserta.
    • Peserta wajib bersikap sopan, wajar, tidak boleh dibuat-buat sejak berangkat dari tempat duduk menuju mimbar tilwah, sampai kembali ketempat duduk semula.
    • Lama waktu baca: maksimal 8 menit
      • Bidang Tajwid, nilai maksimal                        : 40

      • Bidang Fashohah, nilai maksimal                    : 30
      • Bidang Lagu dan Adab, nilai maksimal            : 30

2.  MUSABAQAH HIFDZIL QUR’AN

    • Musabaqah Hifdzil Qur’an adalah lomba menghafal Al-Qur’an dengan hafalan yang mengandung aspek ketepatan dan kelancaran hafalan serta ilmu dan adab membaca menurut pedoman yang telah ditentukan. Bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan hafalan serta kecintaan terhadap Al-Qur’an demi terpeliharanya dan keluhuran ajaran Agama Islam.
    • Waktu:
      Lama waktu hafalan bagi peserta diukur banyaknya hafalan dan bukan lamanya waktu. Untuk tingkat SMP/MTs panjang bacaan setiap pertanyaan 5-7 baris
    • Maqro’ hafalan diambil dari Juz Amma yaitu dari Surat, Q.S. 87 s.d. Q.S 102.
      • Menghafal surat/beberapa surat yang ditentukan hakim penanya.
      • Melanjutkan bunyi akhir ayat disebutkan hakim penanya
      • Melanjutkan bunyi awal ayat yang disebutkan hakim penanya
      • Menyebutkan surat apa setiap hakim penanya membaca ayat.
    • Unsur penilaian;
      • Bidang Tahfizh dimulai dari angka maksimal 50 kemudian dikurangi dengan jumlah kesalahan, dan minimal diberi nilai 10
      • Bidang Tajwid dimulai dari angka maksimal 25 kemudian dikurangi dengan jumlah kesalahan, minimal diberi nilai 5.
      • Bidang Fashahah dan Adab dimulai dari angka maksimal 25 kemudian dikurangi dengan jumlah kesalahan, dan minimal diberi nilai 5.

3.  LOMBA KALIGRAFI

    • Lomba seni kaligrafi adalah jenis lomba yang menekankan kaidah seni khat (tulisan), keindahan dan kebenaran kaidah rasam Qur’ani. Bertujuan untuk menumbuhkan rasa seni yang kreatif.
    • Kertas gambar berwarna putih berukuran 60×80 cm disiapkan panitia.
    • Materi kaligrafi memilih salah satu Surat al-Qur’an:
      • Al-Qur’an Surat An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Al-Lahab, An-Nasr.
    • Kaligrafi yang dilombakan adalah cabang dekorasi
    • Jenis khat dapat memilih satu diantara 6 macam (Naskhi, Tsulutsi, Diwani, Farisi, Riq’i dan Kufi).
    • Waktu 240 menit atau 4 jam (dari pukul 08.00 s/d. 12.00)
    • Unsur penilaian terdiri dari;
      • Kebenaran Kaidah, nilai minimal 10 maksimal : 40
        • Bentuk dan proporsi huruf, nilai 20
        • Jarak spasi dan letak huruf, nilai 10
        • Keserasian dan komposisi antara huruf, nilai 10
      • Keindahan Tulisan, nilai minimal 10 maksimal : 30
        • Kekayaan imajinasi, nilai 20
        • Kebersihan, nilai 5
        • Kehalusan, nilai 5
      • Keindahan Hisan, nilai minimal 10 maksimal : 30
        • Kekayaan imajinasi dan tatawarna, nilai 20
        • Keserasian Format, nilai 5
        • Kebersihan/kehalusan, nilai 5

C. Lain-lain

  1. Hal-hal yang belum tercantum dalam pedoman dan tata tertib ini akan ditentukan kemudian oleh panitia dalam Technical Meeting
  2. Pedoman dan tata tertib ini hanya berlaku untuk MTQ, MHQ dan Kaligrafi tingkat pelajar SMP tahun 2022 di SMA UII Yogyakarta, dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan akan diubah dan dibetulkan sebagaimana mestinya.