Finalis Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) 2020

Corona Virus Disease (Covid-19) membawa dampak yang signifikan terhadap semua sendi kehidupan manusia, termasuk sektor pendidikan. Pembelajaran yang biasanya dilaksanakan dengan tatap muka, sekarang harus dilakukan secara daring. Walaupun demikian, kita juga harus tetap menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita. KEMENDIKBUD pun menggelar Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) 2020 sebagai upaya menyemangati siswa-siswi untuk tetap berolahaga walau dalam situasi pandemi. KOSN kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana kali ini KOSN diadakan secara darling dengan cara mengirimkan video. Sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan pemerintah, SMA UII Banguntapan Bantul pun turut serta dalam perlombaan tersebut. 

Naufal Fallih Putra Sahnanda (X IPA), berbekal informasi yang minimalis dan dengan modal nekat, menjadi peserta KOSN 2020 cabang olahraga pencak silat. Sebelumnya, Naufal mampu menyabet posisi kedua pada tingkat provinsi dengan pendapatan nilai sebesar 429 poin. Torehan prestasinya patut mendapatkan apresiasi dari sekolah. 

Ditemui di ruang kerjannya, Bu Naning selaku Wakil Kepala bidang kesiswaan memberikan tanggapan terkait KOSN 2020.  “Walaupun dengan media virtual anak-anak kita tetap maju lomba pencak silat di ajang KOSN 2020. Informasi yang mendadak pun alhamdulillah tidak terlewatkan untuk bisa kita ikuti. Kita punya anak yang berbakat di bidang pencak silat maupun karate. KOSN 2020 ini kita mengirim dua siswa yaitu Naufal untuk Cabang pencak silat dan Dimas untuk cabang karate. Semangat siswa dua ini luar biasa. Setelah mengikuti Seleksi Virtual dengan mengirim video, Naufal maju ke tingkat Nasional.”

Bu Naning pun melanjutkan, “Alhamdulillah dukungan keluarga Naufal, semangat Naufal, dan bantuan dari pelatih Mas Boy yang siap melatih pagi hari. Alhamdulillah dalam tempo tidak ada dua minggu. Keterbatasan waktu di sekolah tidak menjadi halangan Naufal. Saya hanya bisa  memberikan semangat untuk terus berlatih di rumah dan ke sekolah. Sekolah mendukung kebutuhan untuk maju lomba. Anak mampu mengikuti persaingan tingkat propinsi.”

Semoga ananda Naufal dapat berprestasi menjadi finalis tingkat nasional dan dapat melanjutkan sampai ke internasional.