Dalam upaya memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik, SMA UII Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan kajian rutin yang bertempat di Aula SMA UII Yogyakarta pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dan XI dengan mengusung tema “Menjadikan Hari Esok Jadi Lebih Baik dari Ini”. Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai pembicara yaitu Chusnan Nur Alvin, S.H., yang memberikan wawasan mendalam mengenai pengembangan diri yang berlandaskan nilai-nilai Islami.
Dalam paparannya, pembicara membagikan kisah inspiratif Abu Bakar Al-Miski yang sangat menggugah semangat siswa untuk menjaga niat dan ketulusan dalam beramal. Kisah tersebut menjadi cerminan tentang betapa tingginya kedudukan orang yang mampu menjaga hati dalam setiap langkah kehidupannya. Selain itu, pembicara juga memberikan pemahaman baru mengenai hakikat sholat. Beliau menjelaskan bahwa sholat adalah ibadah yang mampu merangkul visi, misi, action, dan passion hidup seseorang. Kajian berlangsung dengan khidmat, memberikan ruang bagi siswa untuk menyelaraskan tujuan duniawi dengan orientasi akhirat melalui ibadah yang benar.
Kegiatan ini semakin meriah dengan diselingi sesi permainan yang melatih kefokusan siswa. Terdapat permainan gunting batu kertas di mana siswa yang kalah harus ditempelkan kertas pada wajahnya, serta permainan pundak lutut kaki yang menuntut konsentrasi tinggi. Siswa yang memiliki tempelan kertas paling banyak di wajahnya harus maju ke depan untuk menjawab pertanyaan dari pembicara sebagai tantangan tambahan.
Sepanjang sesi berlangsung, antusiasme peserta didik tampak sangat tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan siswa dalam menyimak setiap materi serta keterlibatan mereka dalam sesi permainan yang menyenangkan. Kehadiran pembicara mampu membangkitkan semangat siswa untuk mulai memikirkan langkah konkret dalam memperbaiki diri dari hari ke hari dengan cara yang lebih segar dan interaktif. Kegiatan kajian ini menjadi wadah edukasi yang sangat berharga bagi siswa SMA UII Yogyakarta. Melalui diskusi ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cakap dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta arah hidup yang jelas sesuai dengan nilai-nilai Islam.
